Minggu, 02 April 2017
KEUTAMAAN SYAHADAT LAA ILAHA ILLALLAH
Diposting oleh Digna Orwiantari
assalamu'alaykum tementemen blogerista :)
nah kali ini digna bakal sharing-sharing ilmu eaaa....
so simak baik-baik :)
semoga manfaat ...
Dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Ma’idah ayat 83-85
83. Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan
kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan
kebenaran (Al Quran) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka
sendiri); seraya berkata, "Ya Tuhan, kami telah beriman, maka catatlah
kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan
kenabian Muhammad).
84.Dan mengapa kami tidak beriman kepada Allah dan kepada
kebenaran yang datang kepada kami padahal kami sangat ingin agar Tuhan kami
memasukkan kami ke dalam golongan orang-orang saleh (mukmin)?"
85. Maka Allah memberi pahala kepada mereka atas perkataan
yang telah mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya
sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang
yang berbuat kebaikan.
Adapaun tafsir dari ayat etrsebut adalah:
[1] Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Abdullah bin Az Zubair
ia berkata, "Ayat ini turun berkenaan dengan Raja Najasyi dan
kawan-kawannya." (Hadits ini para perawinya adalah para perawi kitab
shahih selain Muhammad bin Idris bapak Ibnu Abi Hatim, sedangkan dia adalah
seorang hafizh besar. Al Haafizh Ibnu Katsir menyebutkan dengan sanad ini
sambil menisbatkan kepadanya dan diriwayatkan oleh Nasa'i. Al Haitsami dalam
Majma'uzzawaa'id juz 9 hal. 419 berkata, "Diriwayatkan oleh Al Bazzar, dan
para perawinya adalah para perawi kitab shahih selain Muhammad bin Utsman bin
Bahr, namun dia tsiqah.")
Dalam tafsir Al Jalaalain diterangkan, bahwa Ayat ini turun
berkenaan dengan utusan raja Najasyi yang datang kepada Nabi shallallahu
'alaihi wa sallam dari Habasyah. Ketika itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam membacakan kepada mereka surat Yasin, lalu mereka menangis dan masuk
Islam seraya berkata, "Sungguh mirip sekali perkataan ini dengan yang
diturunkan kepada Isa." Namun menurut mufassir yang lain, bahwa ayat ini
turun berkenaan dengan raja Najasyi dan kawan-kawannya yang menangis, ketika
Ja'far bin Abi Thalib membacakan surat Maryam kepada mereka di Habasyah,
wallahu a'lam.
[2] Yakni umat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam,
di mana mereka menjadi saksi atas keesaan Allah, menjadi saksi bahwa para rasul
telah menyampaikan risalahnya dan menjadi saksi terhadap umat-umat terdahulu,
apakah mereka beriman atau tidak. Oleh karena itu, umat Nabi Muhammad
shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang-orang yang adil dan persaksian
mereka diterima.
[3] Ada yang mengatakan, bahwa ucapan ini mereka ucapkan
ketika orang-orang Yahudi mencela mereka karena masuk Islam.
[4] Yakni, "Apa yang menghalangi kami untuk beriman,
padahal ada yang menghendaki kami beriman (berupa kebenaran yang
dibawanya)?"
2. Dzikir paling afdhal
3. Amal paling berat timbangannya
Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, bahwa Rasulullah
bersabda:
“Musa berkata: ‘Ya Tuhanku, ajarkanlah kepadaku sesuatu
untuk berdzikir dan berdo’a kepadaMu.” Allah berfirman: “Katakan hai Musa “La
Ilaha Illallah “. “Musa berkata lagi: ‘Ya Tuhanku, semua hambaMu mengucapkan
ini.”Allah pun berfirman: “Hai Musa, andakata ketujuh langit dan penghuninya,
selain Aku, serta ketujuh bumi diletakkan pada daun timbangan, sedang “La Ilaha
Illallah” diletakkan pada daun timbangan yang lain, maka “La ilaha illallah” niscaya
lebih berat ti,bangannya.” (HR. Ibnu Hibban dan Al-Hakim, shahih).
فَإِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَى النَّارِ مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ . يَبْتَغِى بِذَلِكَ وَجْهَ اللَّهِ
“Sesungguhnya Allah mengharamkan dari neraka, bagi siapa yang mengucapkan laa ilaha illallah (tiada sesembahan yang benar disembah selain Allah) yang dengannya mengharap wajah Allah” (HR. Bukhari no. 425 dan Muslim no. 33).
Maksud hadits di atas bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan barangsiapa mengucapkan kalimat laa ilaha illallah dengan ikhlas dan melaksanakan konsekuensinya yaitu menjauhi kesyirikan dan mengamalkan kalimat tadi secara lahir dan batin, dan mati dalam keadaan demikian, maka neraka tidak akan menyentuhnya pada hari kiamat kelak. Demikian kata Syaikhuna Dr. Sholih Al Fauzan dalam kitab beliau Mulakhos fii Syarh Kitab Tauhid, hal. 28.
sumbernya bisa dilihat di nomor-nomor keutamaan ya...
nah semakin cinta sama Allah kan? so, ikuti perintahNya, laksanakan sunnahNya, dan capai RidhaNya
yuk sama-sama berjuang untuk hidup diatas nikmatnya risalah Allah yang dibawa oleh Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa sallam
Sabtu, 25 Maret 2017
HIJAB IN SOCIAL MEDIA
Diposting oleh Digna Orwiantari
Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakaatuh
I'm come back ...
After the berdetik-detik, bermenit-menit, and hours to hours (caelahh) of duration not write in my dearest blog ...
Today I want vent.
The topic issssss jeng jeng. About H I J A B. ..
Hijab here it means border. Well by the way is not just hijab in real life, but also in cyberspace. Gimana? Like sms, chat, maybe if you want to friendship in social media. Why? In social media that everyone would have access to, and once we ngupload or share in social media would delete it hard ...
Yesterday also had read online news about a woman who eventually committed suicide because it can not remove video footage that they should not because it spread on the internet. Nah si doi is worried if her husband and son would later look in the future, as a result because it can not be removed in total eventually, so doi (her) depression and decides to commit suicide. Na'uzubillahi min zalik Yes, may we be the surviving groups (firqah najiyah) of the world and the hereafter and keep away from kemudharatan.
Actually this is the writing that was cut off. Why? Yeah so eventually Digna can continue writing this right now.
so it needs to be enforced hijab in any circumstance, for instance weshould be grateful because electric trains now have ladies only area so no Stampede to men
There are some times that haven't been digna's friends will understand this, so they consider asking things like "lagi apa?", "udah makan belum?", "dari mana aja?".
Let us resolve the situation according to digna uncomfortable.
digna initially would not respond, but we are also gave an explanation that digna not receive such messages from the opposite (not my mahram). well sometimes our friends "ngeyel", so when it does catch fire warning then the solution is to block their social account. But if accidentally met later, well "okay" only and keep doing your hijab.
Even events such as meetings, lectures, and even walimah (wedding) it also should hijab.
few notes from muslim.or.id about hijab check this out....
Makna Hijab
Secara bahasa, hijab artinya penutup.
الحِجابُ: السِّتْرُ
“hijab artinya penutup” (Lisaanul Arab).
Secara istilah, makna hijab adalah sebagaimana dijelaskan Al Munawi berikut ini:
الحجاب: كل ما ستر المطلوب أو منع من الوصول إليه، ومنه قيل للستر حجاب لمنعه المشاهدة، وقيل للبواب حاجب لمنعه من الدخول. وأصله جسم حائل بين جسدين
“Hijab adalah segala hal yang menutupi sesuatu yang dituntut untuk ditutupi atau terlarang untuk menggapainya. Diantara penerapan maknanya, hijab dimaknai dengan as sitr (penutup), yaitu yang mengalangi sesuatu agar tidak bisa terlihat. Demikian juga al bawwab (pintu), disebut sebagai hijab karena menghalangi orang untuk masuk. Asal maknanya, hijab adalah entitas yang menjadi penghalang antara dua entitas lain” (At Tauqif ‘ala Muhimmat At Ta’arif, 1/136).
Abul Baqa’ Al Hanafi juga menjelaskan:
كل مَا يستر الْمَطْلُوب وَيمْنَع من الْوُصُول إِلَيْهِ فَهُوَ حجاب
“setiap yang menutupi hal-hal yang dituntut untuk ditutupi atau menghalangi hal-hal yang terlarang untuk digapai maka itu adalah hijab” (Al Kulliyat, 1/360).
Maka istilah hijab maknanya sangat luas. Dengan demikian hijab muslimah, adalah segala hal yang menutupi hal-hal yang dituntut untuk ditutupi bagi seorang Muslimah. Jadi hijab muslimah bukan sebatas yang menutupi kepala, atau menutupi rambut, atau menutupi tubuh bagian atas saja. Namun hijab muslimah mencakup semua yang menutupi aurat, lekuk tubuh dan perhiasan wanita dari ujung rambut sampai kaki
Jumat, 23 September 2016
Ruang Nostalgia
Diposting oleh Digna Orwiantari
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh…
Hai-hai reader budiman….
Well, today gue lagi mau cerita-cerita tentang kehidupan gue
dimasa lampau, caile… lampau..
Iya jadi, tadi gue barusan ngobrakngabrik file foto gitu. Alhamdulillah
gue termasuk orang yang “agak” rapih jadi filenya enak diliat hehe.
Mulai dari gue SD sampai Kuliah kayak sekarang ini, gue
masih nyimpen momen momen berharga gue tumbuh sebagai seorang anak yang aktif. And
I feel that ngerasain beberapa karakter yang berbeda di setiap tingkat kelas
dan pertambahan umur gue. Iya jadi gue kayak bisa transformer gitu.wkwkwk
Kagak-kagak, jadi semakin bertambahnya usia, polapikir dan kepribadian
gue juga gue bina. Ingat ya “DIBINA” jadi biar gak salah gaul dan salah arah. Walaupun
kita gak harus jadi orang tertutup tapi ada batasan wajar untuk bisa terbuka
dalam suatu hal.
Nah setelah ngeklik folder SMP, gue jadi nostalgia tuh
betapa riweuhnya dulu. Waktu jadi tingkat pertama gue aktif ikut ekstra
kulikuler di sekolah, paskibra, nari, dan sebagainya. Nah berlanjut tuh sampai
kelas 2, bahkan karena seneng dengan ekskul tari gue dan temen-temen kolosal
lainnya sempet dapet job untuk nari buat nyambut tamu gitu. Kalau gak salah
waktu itu acara yang berhubungan dengan persahabatan Indonesia dan Malaysia
gitu. Dan gara-gara nari itu juga, temen gue rata-rata anak tingkat atas alias
kelas 3 ketiga gue duduk di kelas 2.
0 komentar Label: Islam, kangen, kuliah, Menulis, Nostalgia, SD, SMA, SMP, toleransiagama
Jumat, 15 April 2016
PELATIHAN MENULIS BLOG
Diposting oleh Digna OrwiantariAssalamu'alaikum blogerista...........
yuhuu, sekarang lagi workshop with kak Firman, well ta'aruf dulu with kakaknya yau.
Nama lengkap beliau Firman Nugroho, beliau juga merupakan co-founder dari teknojurnal.com dan gadgetren.com. kita bisa ngontak beliau di firman@teknojurnal.com atau @jfireman (nah ini gak tau, twitter atau instagram atau yang lainnya).
banyak banget yang kakaknya share, dan lebih gimana sih kita menulis yang baik dan benar :) hhe
the captured on this moment, check this out!
and sepertinya lagi suka ke wordpress nih, maaf ya rasa-rasanya fokus on my wordpress chech this ya !! mufidahbydo.wordpress.com
Langganan:
Postingan (Atom)


